Berapa lamakah kamu menonton televisi dalam sehari? Apakah lebih dari lima jam? Bila iya, berhati-hatilah karena ada kecenderungan hal itu membuat kondisi tubuhmu tak sehat. Kebiasaan menonton televisi terlalu lama pada anak bisa memengaruhi kesehatannya. Mengapa demikian? Menonton televisi memperkecil jumlah gerakan anak. Apalagi jika si anak menonton televisi selama berjam-jam. Dikhawatirkan kebiasaan itu bisa berpengaruh buruk pada kesehatannya.
Karena itulah, Dr. Louise Hardy mengadakan penelitian. Ia adalah ilmuwan dari Universitas Sydney, Australia. Hardy memakai pedoman yang diambil dari jurnal American Academy of Paediatrics tahun 2001. Dalam jurnal itu, ada ilmuwan yang meneliti pengaruh tayangan televisi terhadap anak. Nah, penelitian Hardy ini lebih difokuskan pada kesehatan anak.
Penelitian
Hardy melibatkan 2.750 anak sekolah di wilayah New South Wales untuk penelitiannya. Usia anak-anak itu antara 11 sampai 15 tahun. Hasil penelitian mengungkapkan, anak yang menonton televisi terlalu lama kondisi tubuhnya lebih lemah. Terutama pada mereka yang menonton selama lebih dari 6 jam.
Karena itu, Hardy menyarankan agar orangtua membatasi masa menonton televisi anaknya. Ada baiknya anak hanya menonton televisi selama 2 jam saja per harinya. Ia juga menjelaskan pengaruh jangka panjang akibat kebiasaan buruk itu. Menurutnya, menonton televisi terlalu lama bisa berpengaruh pada perkembangan tulang anak. Hal itu baru akan terasa dalam jangka waktu yang lama.
0 komentar:
Posting Komentar